Terhubung dengan kami

Kampus

Rektor Unsa: Musical Drama FS Unsa Harus Menjadi Agenda Tahunan

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, MAKASSAR – Fakultas Sastra (FS) Universitas Sawerigading (Unsa) Makassar bersama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FS menggelar Musical Drama pada Senin, (16/1/22).

Kegiatan ini bertema “Let’s create some bonds with fresh, inspiring and bright entertaiment”.

Dosen Penanggung Jawab, Risma Asriani Azis Genisa SS MHum, menuturkan kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Fakultas Sastra.

“Kegiatan ini adalah kegiatan perdana mahasiswa kami di bidang kesenian, sekaligus sebagai penyambutan mahasiswa baru,” tuturnya.

Ia menerangkan, bahwa tujuan dari kegiatan ini untuk menjalin hubungan emosional di antara mahasiswa.

“Kita mengetahui bahwa Covid 19 telah merenggangkan hubungan kita, sehingga dibutuhkan satu kegiatan yang mampu membangun hubungan emosional mahasiswa. Yah, salah satunya melalui kegiatan ini,” terangnya.

Selain itu, Koordinator Steering Committee Musical Drama, Andi Farid Baharuddin SS MHum, memaparkan bahwa kegiatan ini juga mampu melatih inetelektual mahasiswa.

“Sejatinya, Musical Drama ini juga bertujuan untuk melatih kemampuan bahasa inggris, meningkatkan motivasi belajar, dan juga memahami konteks kebudayaan,” paparnya.

Perlu diketahui bahwa Musical Drama ini mengangkat dua pertunjukkan, yaitu Kerawang Bekasi dan Cinderella.

Meskipun Cinderella merupakan drama yang diadaptasi dari luar. Namun, mahasiswa mengontekstualisasikannya dengan budaya di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Ketua BEM BEM FS Unsa Makassar Periode 2022-2023, Yordan Omar Waas, menjelaskan proses riset dari naskah drama yang diangkatnya.

“Kami beberapa kali berkontemplasi dengan naskah, khususnya Cinderella ini. Ternyata banyak peristwia yang mirip dengan kultur kita di Sulsel, sehingga kami mengadopsinya dan mengubah penokohan, alur, dan setting ceritanya,” jelasnya.

Rektor Unsa Makassar, Prof Dr Andi Melantik Rompegading SH MH, menyambutnya sebagai kegiatan positif di Unsa.

“Apresiasi saya pada kegiatan ini. Kita memerlukan kegiatan positif seperti ini, karena mampu mengombinasikan antara soft dan hard skill,” sambutnya.

Ia mengharapkan agar kegiatan ini bisa menjadi agenda setiap tahunnya.

“Saya berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda pada setiap tahunnya. Kalau bisa kegiatan ini bisa tambah besar dan mengharumkan nama universitas,” harapnya.

Adapun item acara tambahannya adalah tari paduppa, tarian empat etnis, dan musikalisasi puisi. (Ipul)

Editor : Nasution Jarre

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terpopuler