Terhubung dengan kami

News

Wabup Kutim Rakor Bersama Sopir Truk, Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi Jadi Sorotan 

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, KUTAI TIMUR – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi bersama sejumlah organisasi sopir truk dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat koordinasi (Rakor), merespons laporan masyarakat terkait kelangkaan Bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang diduga disalahgunakan oleh pengetap dan oknum pengelola SPBU. 

Rakor tersebut berlangsung di kantor Bupati Kutai Timur, Kamis (15/10/2026).

Sekertaris organisasi Persatuan Material Truk Sangatta (Permata) Syamsul mengatakan, kelangkaan BBM bersubsidi disebabkan adanya oknum pengelola SPBU diduga melakukan penyalahgunaan BBM, dengan cara tidak menyalurkan sebagian BBM bersubsidi. Padahal sesuai aturan jatah kuota BBM untuk SPBU dari Pertamina harus dihabiskan pada hari itu juga, apalagi kondisi sekarang terjadi kelangkaan BBM bersubsidi, ” ungkapnya 

” Hal ini sudah kami sampaikan dalam Rapat dengar pendapat (RDP) di kantor DPRD Kutim tanggal 14 Agustus yang lalu, oleh karena itu kami imbau pihak Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Balikpapan agar memberikan sanksi yang tegas terhadap SPBU yang telah mengulangi perbuatannya, ” ujarnya. 

Ia juga menyoroti praktik pengetapan BBM bersubsidi yang dilakukan secara berulang. Berdasarkan penelusuran pihaknya di lapangan sejumlah kendaraan pengetap menggunakan plat nomor berbeda-beda untuk membeli BBM bersubsidi berkali-kali di beberapa SPBU dalam sehari.

Syamsul menyayangkan dugaan praktik tersebut karena menurutnya belum ada pelaku yang ditangkap dan diproses secara hukum oleh Tim Satgas BBM bersubsidi yang sebelumnya dibentuk Polres Kutai Timur.

Saat wartawan Simakberita mengkonfirmasi, Kabid Pengembangan Ekonomi Dalam Negeri Disperindag Kutim, Erwin yang ikut Rakor dengan Wabup Kutim mengatakan, kemarin itu rakor dengan komunitas sopir truk di kantor Bupati, setelah itu kami Rakor lagi secara teknis di kantor Polres Kutim bersama Kasatreskrim dan jajarannya, ” ucapnya. Jumat (16/10/2026).

” Hasil Rakor tersebut instansi terkait akan melakukan pengawasan terhadap kendaraan yang menggunakan BBM bersubsidi guna mencegah terjadinya pembelian BBM bersubsidi secara berulang, ” kata Erwin.

Ia menjelaskan rencana Pemkab Kutai Timur akan memasang Cctv di setiap SPBU wilayah Kutim untuk melakukan pengawasan terhadap penyaluran BBM bersubsidi. Adapun yang bergabung dengan Tim Satgas BBM Bersubsidi, diantaranya, Disperindag, Satpol PP dan Dishub, ” pungkasnya. (Firman S).

Editor : Anas.

Berita Terpopuler