Terhubung dengan kami

Kabar Daerah

Mandi Safar di Pantai Pasir Putih Teluk Singkama Berpotensi Jadi Daya Tarik Wisata Kutai Timur

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, KUTAI TIMUR – Tradisi Mandi Safar yang digelar Pemerintah Desa Teluk Singkama bersama masyarakat di kawasan Pantai Pasir Putih, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, tidak hanya menjadi momentum pelestarian tradisi masyarakat, tetapi juga dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu daya tarik wisata daerah.

Kegiatan yang dilaksanakan setiap tanggal 12 Agustus tersebut diisi dengan tradisi Mandi Safar dan makan siang bersama masyarakat.

Tahun ini, pelaksanaan kegiatan turut dihadiri perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Timur, Sekretaris Kecamatan Sangatta Selatan serta pihak Pertamina.

Kepala Desa Teluk Singkama, Asbar, mengatakan pihaknya merasa bangga karena pelaksanaan tradisi Mandi Safar mendapat perhatian dari berbagai pihak.

“Kami merasa bangga karena pelaksanaan kegiatan Mandi Safar ini turut dihadiri Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Timur, Sekcam Sangatta Selatan dan pihak Pertamina,” ujar Asbar kepada wartawan Simakberita.com, Rabu (12/8/2026).

Menurutnya, kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Desa Teluk Singkama dan masyarakat untuk terus melestarikan tradisi Mandi Safar sekaligus mengembangkan potensi wisata Pantai Pasir Putih.

Asbar juga mengapresiasi dukungan pihak Pertamina yang menyatakan kesiapan memberikan kontribusi apabila kegiatan Mandi Safar ke depan dikembangkan dengan konsep yang lebih besar dan meriah.

“Saya apresiasi terhadap pihak Pertamina yang siap memberikan kontribusi bila pelaksanaan Mandi Safar ini dikembangkan agar lebih meriah lagi pelaksanaannya,” katanya.

Ia berharap dukungan dari pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat dapat menjadi langkah awal dalam mengembangkan Pantai Pasir Putih sebagai destinasi wisata yang memiliki daya tarik tersendiri.

Menurutnya, perpaduan antara tradisi budaya masyarakat dan keindahan kawasan pantai dapat menjadi potensi wisata yang menarik bagi masyarakat lokal maupun wisatawan dari luar daerah.

Pengembangan kegiatan tersebut juga diharapkan tidak hanya berorientasi pada peningkatan kunjungan wisatawan, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui berbagai aktivitas usaha, seperti kuliner, UMKM, jasa transportasi, hingga produk kerajinan lokal.

“Ke depan kami berharap kegiatan ini bisa dikembangkan bersama, sehingga tradisi tetap terjaga dan potensi wisata Pantai Pasir Putih juga semakin dikenal masyarakat luas,” pungkas Asbar. (Hamka).

Editor : Anas.

Berita Terpopuler