Terhubung dengan kami

Sekolah

Catut Nama Kepsek, Penelpon Gelap Hubungi Para Orang Tua Siswa

Dipublikasikan

pada

SIMAKBERITA.COM, LUWU TIMUR – Para Kepala Sekolah (Kepsek) yang berada di Kabupaten Luwu Timur harus ekstra hati-hati. Sebab, akhir-akhir ini marak penelepon gelap, yang mengatas namakan pegawai Dinas Pendidikan (Disdik) atau Kepala Sekolah (Kepsek), untuk menghubungi orang tua siswa.

Motif mereka diduga membujuk para orang tua siswa dengan alasan bahwa siswa tersebut mendapatkan bantuan beasiswa dari Disdik Provinsi Sulsel, dan si siswa diminta memberikan kode PIN rekening bank atau si siswa diminta transfer pulsa agar proses pencairan beasiswa bisa terealisasi.

Hal ini terjadi di Sekolah Menengah Atas (SMA) 4 Luwu timur, yang beralamat dijalan Ruas Pakatan – Maleku, Desa Maleku, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur.

Seperti dialami salah orang tua siswa kelas X, inisial AB. Ia mengaku hari Rabu kemarin telah ditelepon oleh seseorang yang mengaku Kepsek SMA 4 Luwu Timur, yang bernama Nursalam. Kepada dirinya, si penelepon mengatakan agar segera membuka rekening karena anaknya mendapatkan beasiswa dari Disdik Provinsi Sulsel dan dananya sudah siap dicairkan.

“Karena saya tahu suaranya tidak sama dengan Pak Nursalam yang asli, dan kontaknya tidak sama dengan kontak yang tersimpan di hpku makanya saya curiga dan tidak percaya kalau yang menelpon ini pak Nursalam yang asli,” tutur AB sembari tertawa, Jumat (24/9/2021).

Tak hanya mengatas namakan dirinya saja, beberapa di antaranya juga bahkan memakai nama sebagai staf operator sekolah ; Bambang, atau pejabat lainnya di Disdik Provinsi Sulsel.

“Nomor seluler yang dipakainya salah satunya adalah 085214104534 dari beberapa nomor yg lain digunakan. Motifnya kurang lebih sama dengan yang dialami oleh AB. Mereka meminta orang tua siswa agar segera mencairkan bantuan beasiswa dengan memberikan Kode PIN atau sejumlah pulsa,” ucap Nursalam.

Tambahnya, Nursalam merasa heran kenapa sampai data siswa seperti alamat orangtua siswa dan nomor hp siswa bisa diketahui oleh pihak yang tidak berhak, seperti penipu ini, dan yang dikonfirmasi itu siswa kelas X yang baru masuk di sekolah.

“Sejauh pengetahuan kami, kami tidak pernah mempublikasikan data ini kemanapun, kecuali dibutuhkan didinas,” pungkas Nursalam.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Disdik) Wilayah XII Provinsi Sulsel, Muh Arafah, terkait dengan maraknya penipuan yang mengatasnamakan Disdik mengatakan bahwa tidak benar itu jika dari penyelenggara beasiswa langsung menelpon ke siswa.

“Prosedurnya saja sudah salah, karna kami di penyelenggara terkait dengan bantuan beasiswa itu punya aturan dan tahapan dana tersebut sampai ke siswa, tidak ada itu siswa ditelpon oleh penyelenggara bantuan beasiswa, ini tentu sudah salah,” tegas Arafah kepada wartawan simakberita.com.

Arafah selanjutnya telah berkoordinasi dengan kepada kepala sekolah terkait agar menyampaikan ke orang tua siswa agar tidak perlu menanggapi oknum yang menelpon ini, karena mekanisme bantuan beasiswa sudah ada aturan tersendiri.

Saat berita ini diterbitkan, pihak yang merasa dirugikan segera akan melaporkan kasus ini ke pihak yang berwenang di polsek setempat. (*/Ibrahim)

Editor : Nasution

Berita Terpopuler